Guruku Pahlawanku
Admin
21 Jan 2026
17 x dilihat
Pada momentum peringatan Hari Guru Nasional tahun ini, mari sejenak kita merenung, dan bertanya pada diri kita masing-masing, apakah kita selalu ingat bahwa kita bisa menulis karena siapa?, kita lancar membaca karena siapa?, kita pandai berhitung dan tahu sopan santun karena siapa?, Tentunya semua itu karena ketekunan, kesabaran dan kegigihan serta keikhlasan bapak/ibu guru dalam mendidik, mengajar, membimbing dan melatih kita semua.
Demikian juaga, diakui atau tidak, tak kan ada seorang presiden tanpa seorang guru, takkan ada para pejabat tanpa seorang guru, takkan ada para dewan perwakilan rakyat yang terhormat tampa guru dan tak kan pernah ada seorang guru tampa adanya guru.
Ilmu yang diperoleh dari bapak ibu guru adalah cahaya kehidupan. Dengan ilmu jadi tahu bagaimana beribadah kepada Allah (Hablumminallah), dengan ilmu pula, jadi tahu bagaimana berhubungan dengan sesama mahluk (Hablumminannas). dan yang mengajarkan semua ilmu adalah guru-guru kita. Syekh Az Zarnuji mengatakan: “Guru telah mendekatkan sesuatu yang jauh dan bisa membuka pintu yang tertutup” .
Dengan demikian yang mengajari satu huruf saja harus kita hormati, apalagi yang mengajari banyak huruf. Jadi jelaslah begitu penting dan mulia kedudukan dan peran seorang guru dalam kehidupan. Guru adalah pewaris ilmu para Rasul dan Rasululloh adalah sebaik-baik guru bagi umat manusia. Seperti firman Allah SWT dalam Al-Quran: “Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu”
Guru telah melahirkan begitu banyak manusia-manusia hebat di muka bumi ini, maka sudah sepantasnyalah kita menghargai jasa guru yang telah memberikan kita ilmu pengetahuan, mendidik kita ke arah kebaikan. Sudah sepantasnya Guru dihargai sebagai Pahlawan. Barterima kasihlah pada guru, karena guru adalah pahlawan yang namamu akan selalu hidup dalam sanubariku seperti yang turtulis dalam lirik lagu pahlawan tampa tanda jasa.
Sebelum saya mengahiri tulisan ini mari kita simak seuntai syair berikut ini
"Guru kita mulyakan, ilmunya kita dapatkan.
Guru disepelekan, barokah, Allah hilangkan"
Selamat merayakan hari guru, jaya terus guruku!. Semoga jasa-jasamu akan tercatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT. Amin ya rabbal’alamin.
By. Zulkarna, S.Pd., MBA